Langsung ke konten
SIBERWISATADigital trust for pariwisata

Penipuan dan krisis kepercayaan di pariwisata Bali

Di mana pun pariwisata dan jumlah wisatawan asing tumbuh, peluang kejahatan digital ikut tumbuh. Ini terjadi di seluruh dunia, bukan hanya di Bali. Tamu memesan, membayar, dan menilai bisnis Anda lewat layar, dan penipu tahu itu. Serangan mereka makin canggih, dan harus dicegah sebelum sampai ke tamu Anda. Halaman ini menjelaskan apa yang sedang terjadi di pasar, bagaimana serangannya berjalan, dan bagaimana kepercayaan tamu bisa dijaga.

Pilar perlindungan kami

Setiap jenis penipuan dan peretasan di bawah ini ditangani oleh salah satu pilar ini, dengan satu tim dan satu laporan.

Cyber Assurance. Biaya bulanan dasar untuk akses ke keahlian kami kapan Anda membutuhkannya: pertanyaan, cek email mencurigakan, dan bantuan untuk tim atau vendor IT Anda.

Lihat Cyber Assurance

Apa yang sedang terjadi di pasar

Gambaran umum dari pola yang sering kami lihat di industri perhotelan, bukan kisah pelanggan tertentu.

Uang dicuri di antara booking dan pembayaran

Kebanyakan kerugian tidak terjadi lewat peretasan yang rumit, tapi lewat satu pesan: situs tiruan, rekening yang "berubah", atau akun platform booking yang dipakai penipu untuk menghubungi tamu asli.

Akun dibobol tanpa kata sandi

Malware pencuri data di satu komputer front desk bisa mengambil sesi login email atau media sosial yang masih aktif. Verifikasi dua langkah tidak membantu kalau sesinya sudah dicuri.

Bisnis kecil jadi sasaran mudah

Vila dan hotel kecil biasanya mengandalkan vendor IT atau teman yang paham komputer. Tidak ada yang memantau setiap hari, jadi serangan sering baru ketahuan dari tamu yang komplain.

Kepercayaan: aset yang paling mudah hilang

Setiap penipuan yang memakai nama Anda membuat tamu ragu, termasuk terhadap pesan dan situs Anda yang asli.

Tamu tidak bisa membedakan asli dan palsu

Situs tiruan memakai foto, harga, dan logo yang sama. Dari sisi tamu, keduanya terlihat sama meyakinkannya.

Satu kejadian merusak lebih dari satu booking

Ulasan buruk, pembatalan, dan agen yang ragu bekerja sama lagi, padahal Anda sendiri juga korban.

Reputasi destinasi ikut terkena

Cerita tentang penipuan booking di Bali menyebar ke luar negeri dan membuat tamu baru lebih curiga kepada semua properti.

Yang membuat tamu kembali percaya

  • Satu tempat resmi yang mencantumkan situs, nomor WhatsApp, akun media sosial, dan rekening bank Anda.
  • Rekening bank yang tidak pernah berubah lewat email atau chat, dan konfirmasi lewat telepon untuk setiap perubahan.
  • Email yang sulit dipalsukan: SPF, DKIM, dan DMARC yang diatur dengan benar.
  • Pemantauan nama Anda, sehingga situs dan akun palsu cepat ditemukan dan diurus.
  • Tim yang siap membantu saat ada yang tidak beres, sebelum tamu yang memberi tahu Anda.

Belum yakin properti Anda aman?

Asesmen pertama gratis dan tanpa ikatan. Kami periksa dari luar, lalu jelaskan hasilnya dengan bahasa sehari-hari.